Praktisi SEO, Ilman Akbar, Jabarkan Kunci Konten SEO Menyentuh Hati dan Pikiran Pembaca

ilman-akbar-SEO-Expert-jabarkan-cara-buat-konten-seo
ilman-akbar-SEO-Expert-jabarkan-cara-buat-konten-seo
Source: Youtube

Tidak sedikit orang yang merasa kesulitan mencari konten SEO menarik. Banyak yang merasa artikel-artikel di mesin pencarian seperti Google, terlalu bertele-tele dan tidak to the point sehingga mereka malas membaca artikel-artikel tersebut. 

Apalagi untuk konten listicle jaman sekarang, dimana banyak website memiliki konten yang memuat terlalu banyak list seperti “45 Destinasi Wisata di Bandung”. Apakah semua orang memiliki banyak waktu luang untuk membaca artikel panjang? 

Akibat anggapan bahwa konten SEO di website membosankan, banyak juga generasi Z yang akhirnya mencari berita melalui media sosial atau menonton penjelasan dari video-video pendek seperti di TikTok agar dapat mengetahui inti dari suatu topik, padahal berita tersebut belum tentu benar. 

Untuk mengatasi masalah ini, Muhammad Ilman Akbar membagikan kiat-kiat menulis konten SEO yang menarik dengan mudah. Ilman, sapaannya,  merupakan SEO Expert yang telah menulis blog sejak tahun 2006. Ilman merupakan founder dari DailySEO ID, serta pernah bekerja sebagai Head SEO Traveloka. Saat ini, ia aktif bekerja sebagai Digital Marketing Lead di Pashouses dan memberikan konsultasi SEO ke berbagai brand

Tips ini telah disampaikan Ilman dalam acara SEO Main Event yang diselenggarakan oleh Search Marketers Indonesia. 

Berikut rangkuman dari kiat-kiat khusus dari Ilman untuk mempermudah Anda dalam menulis konten SEO yang menyentuh hati pembaca.

Table of Contents

3 Langkah Buat Artikel SEO yang Menyentuh

1. Temukan dan Tentukan Topik

Menentukan sebuah topik saat membuat konten SEO adalah hal yang paling krusial. Hal ini dikarena seorang penulis harus memiliki sebuah topik terlebih dahulu baru dapat menulis artikelnya. Memiliki banyak topik juga akan sangat membantu ketika seorang penulis ketika mengalami writer’s block atau bingung mau menulis apalagi.

Tak hanya itu, memiliki banyak artikel juga akan meningkatkan traffic sebuah website. Jadi pastikan website bisnis Anda memiliki banyak artikel yang relevan karena konten SEO juga merupakan sebuah investasi. 

Salah satu cara untuk mencari ide topik, Anda dapat memanfaatkan aplikasi-aplikasi berbayar seperti Google Ads, Ubersuggest, dll. Namun, kalau jika Anda ingin menemukan topik serta keyword yang unik dengan murah maka, Anda bisa ikuti dua cara berikut yang dilakukan oleh Ilman:

Padukan Imajinasi dengan Mind Mapping

Menurut Ilman, opsi pertama yang bisa Anda lakukan untuk menemukan ide topik dengan murah adalah lewat paduan imajinasi dengan mind mapping. Disini, imajinasi bukan berarti mengarang, ya. Namun, Anda bisa buat sebuah mind map untuk membuat kategori konten pilar (berisi kategori topik atau tema yang akan dibahas di website Anda). Contohnya, bisnis Anda menawarkan jasa untuk digital marketing. Maka, pilar dari mind map tersebut adalah digital marketing.

Setelah itu, turunkan pilar menjadi beberapa kategori sesuai minat pembaca pada website. Contohnya: social media, SEO, product marketing, paid search, display advertising dan CRM.

Kemudian, kategori-kategori ini diturunkan lagi sehingga Anda dapat menemukan topik serta keyword yang sesuai dengan tema website Anda. Misalnya, topik yang dipilih adalah SEO. Jika diturunkan, maka Anda akan mendapatkan beberapa topik/keyword seperti: cara mencari keyword untuk artikel, cara menulis konten SEO berkualitas, dll. 

Cara di atas selain memudahkan Anda untuk mencari ide, juga dapat membuat topik serta keyword yang anda tentukan akan relevan untuk setiap konten dengan website Anda.

Eksplorasi

Cara kedua yang Ilman lakukan adalah melakukan eksplorasi. Cara ini bisa dilakukan dengan menggunakan google search suggestion dan juga fitur people also asked.

Menurutnya, Google telah memberi orang-orang ide untuk menentukan topik atau keyword, hanya saja terkadang cara ini tidak dimanfaatkan. Pada saat Anda mencari sebuah hal di Google, makan akan muncul suggestions lainnya. 

Contoh, Anda mengetik “cara memelihara kucing” di Google. Nantinya, akan keluar berbagai keyword yang berkaitan dengan pencarian Anda, seperti “cara memelihara kucing kampung”, “5 cara merawat kucing”, “cara merawat kucing kampung agar nurut”, dll. Nah Anda bisa memanfaatkan keyword suggestion yang diberi secara gratis oleh Google sebagai topik atau juga keyword

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan kolom “people also asked” yang terletak di halaman utama pencarian. Melalui kolom ini, Anda bisa memanfaatkan kata-kata yang sekiranya masih berhubungan dengan kata kunci yang Anda cari. 

Contohnya, ada yang bertanya “Bagaimana cara melihat kucing dengan baik?” di melalui kolom people also asked. Nah, pertanyaan ini bisa Anda manfaatkan sebagai topik atau keyword. Anda bisa buat sebuah artikel “bagaimana cara merawat kucing supaya tidak sakit”.

Selain menelusuri Google secara manual, Anda juga bisa menggunakan tools yang ada di website alsoasked.com. Melalui tool ini, Anda hanya perlu memasukan keyword yang sudah Anda pikirkan. Misalnya, bisnis Anda menjual mobil. Maka, Anda hanya perlu mengubah bahasa dan region menjadi Indonesia dan mengetik “mobil” di bagian search bar. Nanti akan muncul pertanyaan “mobil ada merk apa aja?” lalu turunannya “mobil apa yang terkenal?”. Dengan demikian, turunan-turunan ini dapat Anda manfaatkan dalam membuat artikel website

2. Mulai dengan Kerangka Konten

Setelah memiliki daftar kata kunci dan topik, Anda bisa langsung membuat kerangka artikel. Kerangka artikel berfungsi untuk membuat sebuah artikel tetap relevan dengan topik dan keyword yang digunakan. Misalnya, Anda membuat artikel berjudul “cara memandikan kucing”. Dengan menggunakan kerangka artikel, artikel tersebut akan fokus membahas cara memandikan kucing dan tidak membahas hal lain seperti makanan untuk kucing. 

Terlebih jika Anda mempekerjakan seorang penulis untuk menulis artikel di website Anda, maka wajib untuk memberi kerangka artikel agar konten SEO yang dihasilkan sesuai dengan harapan. 

Lalu, bagaimana cara dalam membuat kerangka artikel? Dibawah ini adalah dua cara mudah yang biasa Ilman gunakan dalam membuat kerangka artikel yang baik:

Pertama, mulai dari Pertanyaan yang Paling Penting

Pada dasarnya, menulis sebuah artikel pasti ada maksud dan tujuan (selain untuk jadi ranking 1). Untuk membuat kerangka artikel, Anda harus tahu dulu 3 hal penting, yaitu: alasan membuat artikel, inti informasi dari artikel, dan manfaatnya bagi para pembaca. 

Setelah mengetahui ketiga hal tersebut, Anda bisa langsung membuat kerangka artikel. Buatlah kerangka artikel dengan langkah-langkah berikut:

  • Opening: bagian pembuka yang menyambut pembaca.
  • Body: isi dari artikel tersebut, segala hal dibahas di bagian ini.
  • Conclusion: kesimpulan dari artikel atau penutup.
Jangan Lupa Libatkan 5W1H

Agar lebih mudah mencari jawaban dari alasan menulis sebuah artikel, Anda dapat memanfaatkan formula 5W1H (what, when, where, who, why, how). Contohnya, bisnis sabun. Ketika Anda ingin membuat artikel dengan tema “cara mencuci baju agar tidak kusam”, maka turunan dari formula tersebut adalah:

  • What: Apa yang membuat baju menjadi kusam?
  • When: Kapan waktu yang tepat mencuci baju?
  • Where: Dimana produknya bisa dibeli?
  • Who: Siapa yang menjual produk tersebut?
  • Why: Mengapa harus pakai produk ini?
  • How: Bagaimana cara menggunakan produk ini?

3. Poles Artikel Sebelum Terbit

Seperti halnya menghias kue di langkah akhir, memoles artikel sebelum diterbitkan juga akan membuat artikel semakin menarik dan menyentuh hati pembaca. Untuk mempermudah, Ilman telah merangkum 4 faktor utama yang membuat artikel Anda menarik perhatian pembaca:

Judul

Buat judul yang menarik agar bisa membuat pembaca penasaran. Selipkan manfaat yang akan didapat setelah membaca artikel tersebut di dalam judul. Jangan lupa juga untuk gunakan kosakata yang familiar agar mudah dimengerti oleh semua kalangan masyarakat. 

Paragraf Pembuka

Tulis inti dari artikel tersebut agar pembaca mendapatkan sebuah teaser dari artikel yang akan dibacanya. Beri alasan mengapa artikel ini wajib dibaca agar para pembaca akan stay. Karena paragraf pembuka sebaiknya pendek, maka pastikan inti dari artikel ini cukup ditulis di 1 halaman handphone (ini berkaitan dengan mobile optimization).

Heading Tags

Manfaatkan tool tag karena dapat membantu proses crawling dan berguna bagi para pembaca cepat.

Paragraf Penutup

Berikan kesimpulan dari artikel tersebut agar pembaca ingat apa saja yang telah ia baca. Gunakan juga CTA (Call to Action) dimana akan bermanfaat bagi promosi bisnis kamu. Misalnya, bisnis Anda menawarkan jasa cuci AC. Maka untuk CTA, Anda bisa tulis:

Segera hubungi [nama jasa cuci AC] untuk cuci AC kamu tapi nggak perlu takut rumahmu jadi kotor!


Ternyata, menulis konten SEO yang menyentuh hati atau menarik itu dapat diraih, dengan usaha ekstra agar menghasilkan konten SEO yang organik, sehingga sesuai dengan minatpara pembaca.

Selanjutnya, Anda dapat mulai praktekkan tips di atas dalam menulis konten SEO Anda. Jangan lupa juga untuk selalu melakukan audit konten SEO yang sudah Anda publish untuk semakin memaksimalkan konten yang ada.

Anda juga bisa berkonsultasi secara gratis langsung dengan tim konten SEO kami dengan klik link ini!

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.